Jakarta, 5 Mei 2026 – Budidaya jagung ketan ungu kini semakin diminati, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan lahan. Menanamnya di pot menjadi solusi praktis untuk tetap bisa bercocok tanam di lingkungan rumah.
Langkah awal yang perlu diperhatikan adalah pemilihan pot dengan ukuran cukup besar agar akar tanaman dapat berkembang dengan baik. Media tanam sebaiknya menggunakan campuran tanah, kompos, dan sekam agar nutrisi tercukupi serta sirkulasi udara tetap baik.
Benih jagung ketan ungu sebaiknya direndam terlebih dahulu sebelum ditanam untuk mempercepat proses perkecambahan. Setelah itu, benih ditanam dengan kedalaman yang sesuai dan disiram secara rutin agar kelembapan tanah terjaga.
Penempatan pot juga menjadi faktor penting. Tanaman jagung membutuhkan paparan sinar matahari yang cukup, sehingga sebaiknya diletakkan di area yang mendapatkan cahaya langsung selama beberapa jam setiap hari.
Perawatan meliputi penyiraman teratur, pemberian pupuk tambahan, serta pengendalian hama. Pastikan tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup agar pertumbuhan optimal dan hasil panen maksimal.
Dalam beberapa minggu, tanaman akan mulai tumbuh tinggi dan menghasilkan tongkol. Panen dapat dilakukan saat jagung sudah matang dengan ciri warna ungu yang khas dan biji yang padat.
Dengan metode ini, siapa pun dapat menanam jagung ketan ungu meski memiliki lahan terbatas. Selain untuk konsumsi sendiri, hasil panen juga berpotensi menjadi peluang usaha kecil yang menjanjikan.






