Jakarta, 20 Mei 2026 – Presiden Prabowo Subianto dan petinju nasional Daud Yordan mencuri perhatian publik saat memperagakan gaya adu tinju ketika bertemu di kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Momen tersebut terjadi di sela rapat paripurna DPR yang dihadiri Prabowo untuk menyampaikan pidato ekonomi makro pemerintah. Interaksi santai keduanya langsung menjadi sorotan karena memperlihatkan suasana akrab di tengah agenda resmi kenegaraan.
Dalam momen yang terekam kamera dan ramai beredar di media sosial, Prabowo dan Daud Yordan tampak tersenyum sambil mengangkat tangan dalam pose khas petinju sebelum berjabat tangan. Suasana santai itu mendapat respons beragam dari publik, terutama para penggemar olahraga tinju dan masyarakat yang mengikuti kegiatan di parlemen. Banyak warganet menilai interaksi tersebut menunjukkan sisi lebih cair dari aktivitas politik dan pemerintahan yang biasanya berlangsung formal.
Daud Yordan sendiri dikenal sebagai salah satu petinju profesional Indonesia yang memiliki pengalaman bertanding di level internasional. Kehadirannya di lingkungan DPR turut menarik perhatian karena sosoknya selama ini identik dengan dunia olahraga dan prestasi tinju nasional. Sementara Prabowo diketahui memiliki kedekatan dengan dunia olahraga dan beberapa kali menunjukkan dukungannya terhadap atlet-atlet Indonesia di berbagai cabang olahraga.
Momen seperti ini sering kali menjadi perhatian publik karena memperlihatkan sisi personal tokoh-tokoh nasional di luar agenda resmi. Dalam berbagai kesempatan, interaksi ringan antara pejabat negara dan figur publik kerap menjadi bahan pembicaraan di media sosial karena dianggap mencerminkan hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat. Di tengah situasi politik dan ekonomi yang sering dipenuhi pembahasan serius, suasana santai seperti itu dinilai memberi warna berbeda dalam aktivitas kenegaraan.
Pose adu tinju antara Prabowo dan Daud Yordan di kompleks DPR akhirnya menjadi salah satu momen yang banyak dibicarakan setelah rapat paripurna berlangsung. Publik melihat interaksi tersebut sebagai simbol keakraban sekaligus dukungan terhadap dunia olahraga nasional. Di tengah padatnya agenda pemerintahan dan politik, momen ringan seperti ini sering kali menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat dan media.




