Jakarta, 18 September 2026 – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berharap penyelenggaraan Kompolnas Awards 2026 menjadi motivasi bagi seluruh personel dan satuan kerja Polri untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Sigit saat menghadiri malam penganugerahan Kompolnas Awards 2026 di Hotel Sari Pacific, Jakarta Pusat, Kamis, 17 September 2026. Menurutnya, satuan kerja maupun personel yang memperoleh penghargaan diharapkan dapat menjadi contoh bagi jajaran lainnya. Praktik baik dan inovasi yang telah dilakukan para penerima penghargaan juga perlu dikembangkan sesuai kebutuhan masing-masing wilayah. Dengan demikian, penghargaan tidak berhenti sebagai bentuk apresiasi terhadap capaian individu maupun satuan. Sigit menekankan peningkatan kualitas pelayanan dan kedekatan dengan masyarakat tetap menjadi tujuan yang harus dijaga seluruh jajaran kepolisian.
Sigit menyambut positif konsistensi Komisi Kepolisian Nasional dalam menyelenggarakan penghargaan tersebut. Kompolnas Awards 2026 merupakan penyelenggaraan kelima sejak program penghargaan itu pertama kali digelar. Menurut Kapolri, Kompolnas mempunyai posisi penting sebagai mitra strategis sekaligus pengawas eksternal terhadap institusi kepolisian. Lembaga tersebut tidak hanya memberikan evaluasi, tetapi juga menyampaikan berbagai masukan dan saran strategis yang dapat digunakan sebagai bahan perbaikan. Kompolnas turut meneruskan aduan masyarakat kepada Polri sehingga persoalan yang muncul dapat menjadi bagian dari evaluasi institusi. Melalui mekanisme penghargaan, Kompolnas juga memberikan penilaian terhadap kinerja satuan kerja dan personel kepolisian.
Kapolri menilai penghargaan yang diterima personel maupun satuan kerja harus menjadi tanggung jawab untuk mempertahankan standar kinerja. Para penerima diminta tidak menjadikan penghargaan sebagai titik akhir dari inovasi yang telah dilakukan. Sebaliknya, capaian tersebut diharapkan menjadi pemicu untuk menghasilkan pelayanan yang semakin efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat. Sigit juga mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan kepolisian tidak hanya ditentukan banyaknya penghargaan yang diperoleh. Kemampuan memberikan rasa aman, kepastian, dan pelayanan yang semakin baik menjadi bagian penting dalam mengukur keberhasilan institusi. Kepercayaan masyarakat karena itu ditempatkan sebagai salah satu unsur utama yang harus terus dijaga melalui pelaksanaan tugas sehari-hari.
Kompolnas Awards 2026 memberikan penghargaan kepada satuan kerja Mabes Polri, satuan kewilayahan, serta personel yang dinilai mempunyai kinerja dan kontribusi dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Untuk kategori satuan kerja dan kewilayahan, Pasukan Gegana Korbrimob Polri memperoleh penghargaan sebagai Satker Mabes Terbaik, sedangkan Polda Sumatera Selatan menjadi Polda Terbaik. Polres Banjar dari Polda Jawa Barat terpilih pada Polres Kelompok A, Polres Bantul dari Polda DI Yogyakarta pada Kelompok B, dan Polresta Malang Kota dari Polda Jawa Timur pada Kelompok C. Pada tingkat Polsek, Polsek Biringkanaya dari Polrestabes Makassar memperoleh penghargaan Kelompok A untuk kategori urban dan metro. Sementara Polsek Arso Timur dari Polres Keerom, Polda Papua, terpilih pada Kelompok B untuk kategori rural dan pra-rural.
Penghargaan tahun ini juga memberikan ruang lebih besar kepada capaian individual personel kepolisian. Dalam kategori perseorangan dengan pendekatan 5P, penghargaan dibagi berdasarkan unsur People, Planet, Prosperity, Peace, dan Partnership. Bripka Khairi dari Polsek Rangsang, Polres Kepulauan Meranti, memperoleh penghargaan kategori People, sedangkan Aiptu Dillia Rika Sari dari Polsek Mertoyudan, Polresta Magelang, terpilih pada kategori Planet. Kategori Prosperity diberikan kepada Bripka Sony Ikhwandi dari Polsek Pringgabaya, Polres Lombok Timur. Aipda Arjunif dari Polsek Bathin II Babeko, Polres Bungo, memperoleh penghargaan kategori Peace, sedangkan kategori Partnership diberikan kepada Brigpol Agus Kurniawan dari Polsek Nogosari, Polres Boyolali. Penilaian perseorangan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan apresiasi terhadap kontribusi personel pada berbagai bidang tugas dan pengabdian.
Kategori lain diberikan kepada personel yang menjalankan tugas khusus, termasuk dalam misi perdamaian, operasi di daerah konflik, serta penanggulangan terorisme. Brigpol Tiara Nissa Zulbida dari Divisi Hubungan Internasional Polri memperoleh penghargaan kategori Peacekeeper. Pada kategori Satgas Daerah Konflik, penghargaan diberikan kepada Bharaka I Ketut Murtina dari Korbrimob Polri untuk tingkat tamtama, Bripda Isak S. Kafiar dari Polda Papua Tengah untuk tingkat bintara, dan Iptu Suratman dari Polda Papua Tengah untuk tingkat perwira. Sementara penghargaan kategori Densus 88 Antiteror diberikan kepada Brigpol Afriza Fachmi dari Direktorat Pencegahan Densus 88 Antiteror Polri. Cakupan tersebut menunjukkan penilaian Kompolnas Awards tidak hanya diarahkan pada satuan kewilayahan yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Personel dengan tugas khusus juga menjadi bagian dari proses apresiasi berdasarkan bidang pengabdiannya masing-masing.
Sigit meminta personel dan satuan kerja yang meraih penghargaan menjadi panutan bagi jajaran lain. Inovasi yang dinilai efektif di satu wilayah diharapkan dapat dipelajari dan disesuaikan sebelum diterapkan pada wilayah lainnya. Menurutnya, personel terpilih juga perlu memberikan motivasi kepada rekan-rekannya agar bekerja lebih baik. Dengan jumlah anggota Polri yang mencapai sekitar 400 ribu personel di seluruh Indonesia, mekanisme penghargaan dinilai dapat membantu menemukan anggota dengan kinerja menonjol yang selama ini berada di berbagai daerah. Sigit karena itu berharap Kompolnas Awards tetap diselenggarakan secara rutin pada masa mendatang. Keberlanjutan program tersebut diharapkan dapat membantu membangun budaya kerja yang mendorong inovasi sekaligus peningkatan pelayanan publik.
Kapolri juga meminta penghargaan tidak berhenti pada seremoni, tetapi ditindaklanjuti melalui dukungan organisasi. Ia menginstruksikan jajaran terkait di internal Polri untuk merumuskan bentuk apresiasi lebih lanjut kepada personel maupun satuan kerja yang berprestasi. Untuk personel, dukungan dapat berbentuk pengembangan karier, kesempatan mengikuti pendidikan, hingga penugasan pada jabatan strategis sesuai mekanisme yang berlaku. Sementara satuan kewilayahan berprestasi dapat memperoleh penguatan berupa dukungan anggaran maupun peralatan untuk membantu pelaksanaan tugas. Kebijakan tersebut dimaksudkan agar inovasi dan kinerja yang mendapatkan pengakuan mempunyai ruang untuk terus dikembangkan. Dengan dukungan yang memadai, praktik pelayanan yang dinilai berhasil juga diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas kepada masyarakat.
Selain memberikan apresiasi, Sigit menekankan pentingnya menjadikan masukan masyarakat sebagai bahan pembenahan. Setiap keluhan maupun saran yang masuk diminta ditindaklanjuti secara cepat dan tepat serta tidak berhenti pada penyelesaian satu kasus. Polri didorong menganalisis pola keluhan tersebut sebagai sistem peringatan dini untuk mengetahui kelemahan pelayanan maupun persoalan yang berpotensi berulang. Pendekatan itu diharapkan membuat pembenahan institusi dapat dilakukan sebelum masalah berkembang semakin besar. Peran Kompolnas dalam meneruskan aduan publik menjadi salah satu unsur yang dapat membantu proses evaluasi tersebut. Sigit menilai mekanisme pengawasan eksternal dan evaluasi internal perlu saling mendukung agar pelayanan kepolisian terus mengalami perbaikan.
Kompolnas Awards 2026 pada akhirnya diharapkan tidak hanya menghasilkan daftar penerima penghargaan, tetapi juga mendorong peningkatan standar pelayanan di seluruh jajaran Polri. Kapolri menempatkan para pemenang sebagai contoh yang dapat memotivasi personel lainnya untuk memperbaiki kualitas kerja dan menghadirkan inovasi sesuai kebutuhan masyarakat. Pada saat yang sama, penghargaan tetap harus diikuti evaluasi karena kepercayaan publik tidak dapat dibangun hanya melalui capaian institusional. Respons terhadap keluhan, kualitas pelayanan, rasa aman, kepastian, dan kedekatan dengan masyarakat menjadi sejumlah aspek yang ditekankan dalam pesan Kapolri. Praktik baik dari satuan maupun personel penerima penghargaan diharapkan dapat direplikasi secara proporsional di wilayah lainnya. Melalui pendekatan tersebut, Kompolnas Awards diarahkan menjadi salah satu instrumen untuk mendorong perbaikan berkelanjutan di lingkungan kepolisian.




